#Mengetahui kadar agama seseorang#
Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimahullah berkata,
"Termasuk kesalahan yang berat adalah langsung menerima perkataan sebagian orang yang memburuk burukkan orang lain, lalu membangun cinta dan benci serta pujian dan celaan di atasnya.
Berapa banyak kesalahan yang terjadi yang berakibat kepada penyesalan.
Berapa banyak berita yang disebarkan oleh manusia ternyata tidak demikian kenyataannya.
Kewajiban orang yang berakal adalah memeriksa, berhati-hati dan tidak tergesa-gesa.
Dengan inilah dapat diketahui kadar agama, kedewasaan dan akal seseorang."
(Ar Riyadl An Nadlirah hal 209 dinukil dari kutaib Husnuzan binnas karya Abdul Malik Ramadlani).
Rasulullah SAW pernah bercerita: Kelak di akhirat ada seseorang yg datang dg membawa pahala sholatnya, pahala puasanya, pahala zakatnya. Mestinya dia layak utk masuk sorga karena secara ritual ibadahnya bagus. Tapi akhlaknya tidak terpuji. Banyak orang menjadi korban kekejian kata-katanya maupun kekejian perbuatannya. Akhirnya pahala yg dia andalkan utk masuk sorga itu habis utk menyelesaikan masalah sosial yg belum beres ketika di dunia, malah dosa para korban ditimpakan kepada dia, yg akhirnya orang tsb. dilemparkan ke neraka. Itulah akibat kesalehan ritual individual yg tdk dibarengi dg kesalehan sosial. Dia menjadi orang yg pailit di akhirat. Na'udzu billah min dzalik.
Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimahullah berkata,
"Termasuk kesalahan yang berat adalah langsung menerima perkataan sebagian orang yang memburuk burukkan orang lain, lalu membangun cinta dan benci serta pujian dan celaan di atasnya.
Berapa banyak kesalahan yang terjadi yang berakibat kepada penyesalan.
Berapa banyak berita yang disebarkan oleh manusia ternyata tidak demikian kenyataannya.
Kewajiban orang yang berakal adalah memeriksa, berhati-hati dan tidak tergesa-gesa.
Dengan inilah dapat diketahui kadar agama, kedewasaan dan akal seseorang."
(Ar Riyadl An Nadlirah hal 209 dinukil dari kutaib Husnuzan binnas karya Abdul Malik Ramadlani).

0 comments:
Post a Comment