Karakter Hati Yang Selamat
Syaikh as-Sa’di rahimahullah menyebutkan
beberapa karakter atau ciri-ciri hati yang selamat; yaitu hati tersebut diisi
dengan: keikhlasan, ilmu, keyakinan, kecintaan kepada kebaikan dan menganggap
kebaikan itu sesuatu yang indah di dalam hatinya, keinginan dan kecintaannya
senantiasa mengikuti apa yang Allah cintai, begitu pula hawa nafsunya tunduk
mengikuti ajaran yang Allah berikan. (Taisir al-Kariim ar-Rahmaan,
hal:593).
Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan bahwa hati tidak akan
benar-benar bisa selamat kecuali jika terbebas dari lima hal:
1. Syirik
yang memupuskan tauhid.
2. Bid’ah yang menyimpangkan dari
as-Sunnah.
3. Menuruti keinginan nafsu yang membuat berpaling dari
perintah (syari’at).
4. Kelalaian yang membuat dzikir
terbengkalai.
5. Hawa nafsu yang mengikis kemurnian ibadah dan keikhlasan
(Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal:138).
Agar hati kita bersih dan selamat
hendaklah kita mengetahui racun-racun yang bisa merusak hati. Ada Empat racun
dalam hati Чαπƍ memiliki pengaruh Чαπƍ sangat kuat dan Чαπƍ paling banyak
menyebar, diantaranya adalah:
1. Kelebihan dalam berbicara (Fudhulul
kalam).
2. Kelebihan dalam memandang (Fudhulun nadzar).
3.
Berlebih-lebihan dalam hal makanan (Fudhuluth tho'aam).
4. Kelebihan
dalam bergaul
(Fudhulul mukhaalathoh).
Hendaklah kita berusaha menjaga
hati kita dengan tidak memasukkan racun-racun tersebut, dan berusaha semaksimal
mungkin untuk menyingkirkannya. Dan apabila racun-racun tersebut masuk karena
kelalaian atau kesalahan maka hendaklah kita bersegera untuk menghapusnya dengan
bertaubat kepada Allah dan memperbanyak beristighfar.
Semoga kita semua dapat
terhindar dari racun-racun Чαπƍ menjangkit hati, sehingga kita kelak menghadap
Allah dengan membawa hati Чαπƍ selamat
Friday, November 23, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment