Friday, November 23, 2012

mencari nafkah halal

Mencari nafkah dari yg halal ##

Jerih payah kita dalam usaha dan mencari nafkah terhitung pahala, jika kita niatkan untuk shadaqah kpd keluarga.

Carilah rizqi yg halal.. Berhati hatilah dalam memberi makan anak istrimu..

Pertimbangkanlah dg penuh kehati hatian dari mana harta yg anda peroleh..
Krn Allah ta'ala tidak menerima shadaqah dari yg haram.
Sesungguhnya harta haram hanya akan menumbuhkan daging yg layak dipanggang api neraka.
Disamping itu ia akan menghilangkan berkah dalam rumah tangga..

عَنْ أَبِى مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً يَحْتَسِبُهَا فَهِيَ لَهُ صَدَقَةٌ ».
Dari Abu Mas’ud, dari Nabi s bersabda,
“Bila seorang lelaki menafkahi keluarganya dengan niat mencari pahala, maka itu shadaqah baginya.”
Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (55) dan Muslim (1002).

عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, bahwa ia memberitahukan Rasulullah s bersabda, “Sesungguhnya tidaklah engkau memberikan satu nafkah yang engkau harapkan dengannya wajah Allah, kecuali engkau diberi pahala atasnya, hingga apa yang engkau masukkan ke mulut istrimu.”
Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (56).

Rasulullah shalallhu alaihi wasalam bersabda:
إِنَّهُ لاَ يَرْبُوْ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتْ النَّارُ أَوْلَى بِهِ
Sesungguhnya tidak berkembang daging yang tumbuh dari makanan yang haram kecuali Neraka yang lebih pantas baginya.
Shohih At tirmidzi no. 614


Mari kita awali pagi ini dg semangat..serta jujur dan amanah
Seorang muslim harus jujur.. Karena kejujuran adalah penghantar petunjuk kebaikan

Semoga kita diberkahi dipagi hari(diawal waktu) dalam mencari rizqi.

Categories: , ,

kadar agama seseorang

#Mengetahui kadar agama seseorang#

Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimahullah berkata,
"Termasuk kesalahan yang berat adalah langsung menerima perkataan sebagian orang yang memburuk burukkan orang lain, lalu membangun cinta dan benci serta pujian dan celaan di atasnya.
Berapa banyak kesalahan yang terjadi yang berakibat kepada penyesalan.
Berapa banyak berita yang disebarkan oleh manusia ternyata tidak demikian kenyataannya.
Kewajiban orang yang berakal adalah memeriksa, berhati-hati dan tidak tergesa-gesa.
Dengan inilah dapat diketahui kadar agama, kedewasaan dan akal seseorang."
(Ar Riyadl An Nadlirah hal 209 dinukil dari kutaib Husnuzan binnas karya Abdul Malik Ramadlani).
Rasulullah SAW pernah bercerita: Kelak di akhirat ada seseorang yg datang dg membawa pahala sholatnya, pahala puasanya, pahala zakatnya. Mestinya dia layak utk masuk sorga karena secara ritual ibadahnya bagus. Tapi akhlaknya tidak terpuji. Banyak orang menjadi korban kekejian kata-katanya maupun kekejian perbuatannya. Akhirnya pahala yg dia andalkan utk masuk sorga itu habis utk menyelesaikan masalah sosial yg belum beres ketika di dunia, malah dosa para korban ditimpakan kepada dia, yg akhirnya orang tsb. dilemparkan ke neraka. Itulah akibat kesalehan ritual individual yg tdk dibarengi dg kesalehan sosial. Dia menjadi orang yg pailit di akhirat. Na'udzu billah min dzalik.

Categories: ,

akhlaqul karimah

Karakter Hati Yang Selamat

Syaikh as-Sa’di rahimahullah menyebutkan beberapa karakter atau ciri-ciri hati yang selamat; yaitu hati tersebut diisi dengan: keikhlasan, ilmu, keyakinan, kecintaan kepada kebaikan dan menganggap kebaikan itu sesuatu yang indah di dalam hatinya, keinginan dan kecintaannya senantiasa mengikuti apa yang Allah cintai, begitu pula hawa nafsunya tunduk mengikuti ajaran yang Allah berikan. (Taisir al-Kariim ar-Rahmaan, hal:593).

Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan bahwa hati tidak akan benar-benar bisa selamat kecuali jika terbebas dari lima hal:

1. Syirik yang memupuskan tauhid.

2. Bid’ah yang menyimpangkan dari as-Sunnah.

3. Menuruti keinginan nafsu yang membuat berpaling dari perintah (syari’at).

4. Kelalaian yang membuat dzikir terbengkalai.

5. Hawa nafsu yang mengikis kemurnian ibadah dan keikhlasan (Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal:138).

Agar hati kita bersih dan selamat hendaklah kita mengetahui racun-racun yang bisa merusak hati. Ada Empat racun dalam hati Чαπƍ memiliki pengaruh Чαπƍ sangat kuat dan Чαπƍ paling banyak menyebar, diantaranya adalah:

1. Kelebihan dalam berbicara (Fudhulul kalam).

2. Kelebihan dalam memandang (Fudhulun nadzar).

3. Berlebih-lebihan dalam hal makanan (Fudhuluth tho'aam).

4. Kelebihan dalam bergaul
(Fudhulul mukhaalathoh).

Hendaklah kita berusaha menjaga hati kita dengan tidak memasukkan racun-racun tersebut, dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyingkirkannya. Dan apabila racun-racun tersebut masuk karena kelalaian atau kesalahan maka hendaklah kita bersegera untuk menghapusnya dengan bertaubat kepada Allah dan memperbanyak beristighfar.
Semoga kita semua dapat terhindar dari racun-racun Чαπƍ menjangkit hati, sehingga kita kelak menghadap Allah dengan membawa hati Чαπƍ selamat

Categories: ,

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com

Copyright © ilmu islam | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑